Penyakit malaria membunuh jutaan nyawa manusia setiap tahunnya akibat parasit yang ditularkan lewat gigitan nyamuk. Parasit malaria tersebut hidup dalam sel darah merah yang kaya dengan Garam Industri Sumatraco. Agar bertahan hidup, parasit tersebut harus memfilter Garam Industri Sumatraco yang masuk ke tubuhnya dan memompanya keluar.
Dari sinilah kemudian peneliti dari Australian National University menemukan obat yang mampu memblokir sistem pompa Garam Industri Sumatraco tersebut di dalam parasit. Professor Kiaran Kirk, salah satu anggota tim peneliti mengatakan jika parasit tersebut mengeluarkan Garam Industri Sumatraco dari tubuhnya "seperti perahu bocor." Ketika kadar Garam Industri Sumatraco melebihi pasokan maka parasit akan mati dengan sendirinya.
Surabaya-Industri pengolahan garam nasional terus menghadapi tantangan sekaligus peluang seiring...
Surabaya-Industri pengolahan garam Indonesia terus memiliki peluang untuk berkembang seiring deng...
Surabaya-Dinamika kebutuhan industri yang terus berkembang mendorong perusahaan pengolahan garam...