www.garam.co.id.Surabaya,21 Februari 2026-Industri pengolahan garam nasional terus menunjukkan geliat pertumbuhan yang menjanjikan di tengah meningkatnya kebutuhan sektor pangan, farmasi, hingga industri kimia. Di tengah dinamika tersebut, PT. Sumatraco Langgeng Makmur tampil sebagai salah satu perusahaan yang konsisten memperkuat posisinya sebagai produsen garam olahan berkualitas tinggi. Berbasis di Surabaya, perusahaan ini menegaskan komitmennya untuk melangkah pasti menuju industri garam masa depan melalui inovasi teknologi, penguatan standar mutu, serta ekspansi pasar internasional. Didirikan dengan visi menjadi perusahaan pengolahan garam terdepan di Indonesia, PT. Sumatraco Langgeng Makmur mengoperasikan pabrik modern di kawasan industri Surabaya yang dilengkapi dengan fasilitas pemurnian, pengeringan, penggilingan, dan pengemasan berstandar tinggi. Produk yang dihasilkan meliputi garam konsumsi beryodium, garam industri, serta garam khusus untuk kebutuhan pangan dan non-pangan. Direktur PT. Sumatraco Langgeng Makmur, Nurhadi Wiyono, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada kapasitas produksi, tetapi juga pada kualitas dan keberlanjutan. “Kami percaya bahwa masa depan industri garam tidak hanya ditentukan oleh volume produksi, tetapi juga oleh standar mutu, efisiensi proses, serta kemampuan menjawab kebutuhan pasar global. PT. Sumatraco Langgeng Makmur berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjaga kepercayaan pelanggan,” ujar Nurhadi dalam keterangan resminya. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan telah melakukan modernisasi lini produksi guna meningkatkan efisiensi dan konsistensi kualitas. Sistem kontrol mutu diterapkan secara ketat pada setiap tahapan, mulai dari seleksi bahan baku hingga distribusi akhir. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap produk memenuhi standar nasional maupun persyaratan internasional. Selain itu, perusahaan juga menerapkan praktik industri yang ramah lingkungan, termasuk optimalisasi penggunaan energi serta pengelolaan limbah produksi secara bertanggung jawab. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan terhadap keberlanjutan usaha. Seiring dengan meningkatnya daya saing produk, PT. Sumatraco Langgeng Makmur kini bersiap memperluas jangkauan pasarnya ke Eropa, dengan fokus awal pada kota Frankfurt, Jerman. Frankfurt dipilih sebagai pintu masuk strategis karena posisinya sebagai salah satu pusat perdagangan dan logistik utama di Eropa. Menurut Nurhadi Wiyono, ekspansi ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan kualitas garam olahan Indonesia ke pasar internasional yang lebih luas. “Kami telah melakukan studi kelayakan pasar dan menjalin komunikasi dengan sejumlah mitra potensial di Frankfurt. Target kami adalah menghadirkan produk garam industri dan konsumsi dengan standar yang memenuhi regulasi Uni Eropa,” jelasnya. Untuk mendukung rencana tersebut, perusahaan tengah mempersiapkan sertifikasi tambahan yang dibutuhkan pasar Eropa, termasuk penyesuaian standar kemasan, pelabelan, dan sistem jaminan mutu. Kehadiran PT. Sumatraco Langgeng Makmur tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada kontribusi terhadap penguatan industri garam nasional. Perusahaan secara aktif menjalin kemitraan dengan pemasok bahan baku dalam negeri guna meningkatkan nilai tambah produk lokal. Langkah ini sejalan dengan upaya mendorong kemandirian industri garam Indonesia, sekaligus membuka peluang lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan di sektor hulu maupun hilir. Dengan fondasi produksi yang kuat di Surabaya, kepemimpinan yang visioner, serta strategi ekspansi global yang terukur, PT. Sumatraco Langgeng Makmur menatap masa depan dengan optimisme. Komitmen untuk menjaga kualitas, memperluas pasar, dan beradaptasi dengan standar internasional menjadi pijakan utama perusahaan dalam melangkah pasti menuju industri garam masa depan. Di tengah persaingan global yang semakin kompetitif, langkah progresif perusahaan ini menjadi bukti bahwa industri pengolahan garam nasional memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah internasional—membawa nama Indonesia lebih jauh ke pasar dunia.