ANEKA BERITA & ARTIKEL

PT.Sumatraco Langgeng Makmur Perkuat Daya Saing melalui Inovasi dan Standarisasi Produk

22 / 11 / 2017

www.garam.co.id.Surabaya,23 Februari 2026-PT.Sumatraco Langgeng Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan garam, terus memperkuat daya saing industri nasional melalui inovasi teknologi dan penerapan standarisasi produk yang berkelanjutan. Berbasis di Surabaya, perusahaan ini menegaskan komitmennya untuk menghadirkan produk garam berkualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional. Direktur PT.Sumatraco Langgeng Makmur, Nurhadi Wiyono, menyampaikan bahwa transformasi industri menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan global, termasuk fluktuasi harga bahan baku, perubahan regulasi, serta meningkatnya tuntutan standar mutu dari pasar internasional. “Kami tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga pada penguatan sistem pengendalian mutu dan efisiensi proses. Standarisasi menjadi fondasi utama agar produk kami mampu memenuhi kebutuhan industri makanan, farmasi, hingga kebutuhan industri kimia,” ujar Nurhadi. Sebagai bagian dari strategi penguatan daya saing, perusahaan telah melakukan modernisasi fasilitas produksi di Surabaya dengan mengadopsi teknologi pemurnian dan pengeringan terbaru. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kadar kemurnian natrium klorida (NaCl) sekaligus menjaga konsistensi kualitas pada setiap lini produksi. Selain itu, perusahaan juga menerapkan sistem manajemen mutu berbasis standar nasional dan internasional guna memastikan produk yang dihasilkan memenuhi spesifikasi teknis yang dipersyaratkan oleh berbagai sektor industri. Dengan penerapan prosedur pengujian laboratorium yang ketat, PT.Sumatraco Langgeng Makmur mampu menjamin stabilitas kualitas produk dalam skala besar. Dalam beberapa tahun terakhir, PT.Sumatraco Langgeng Makmur menaruh perhatian besar pada aspek keberlanjutan. Proses produksi dirancang untuk meminimalkan limbah dan meningkatkan efisiensi energi. Perusahaan juga menggandeng mitra petambak garam lokal guna memastikan rantai pasok yang stabil sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Menurut Nurhadi, standarisasi tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel. “Kami ingin membangun reputasi sebagai produsen garam yang tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga terpercaya dalam praktik bisnis,” tegasnya. Seiring dengan penguatan fondasi internal, PT.Sumatraco Langgeng Makmur kini tengah mempersiapkan langkah ekspansi pasar ke Jepang, khususnya wilayah Yokohama yang dikenal sebagai salah satu pusat industri dan pelabuhan utama di negara tersebut. Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah perusahaan untuk memperluas jaringan distribusi global. Pasar Jepang dinilai memiliki potensi besar, terutama untuk kebutuhan industri makanan olahan dan manufaktur yang mensyaratkan standar kualitas tinggi serta konsistensi suplai. Manajemen perusahaan saat ini tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan sejumlah mitra distribusi dan pelaku industri di Yokohama. Selain itu, proses penyesuaian dokumen teknis dan sertifikasi produk juga sedang disiapkan agar memenuhi regulasi ketat yang berlaku di Jepang. Langkah ekspansi ini menunjukkan optimisme PT.Sumatraco Langgeng Makmur dalam menghadapi persaingan global. Dengan dukungan teknologi, sistem mutu yang terstandarisasi, serta sumber daya manusia yang kompeten, perusahaan menargetkan peningkatan volume ekspor secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Pengamat industri menilai strategi yang ditempuh perusahaan sejalan dengan agenda hilirisasi dan peningkatan nilai tambah komoditas nasional. Transformasi dari sekadar produsen bahan baku menjadi produsen produk olahan dengan standar internasional dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar global. Melalui inovasi berkelanjutan dan komitmen terhadap kualitas, PT.Sumatraco Langgeng Makmur menegaskan posisinya sebagai salah satu pelaku industri pengolahan garam yang adaptif dan visioner. Dengan rencana ekspansi ke Jepang, perusahaan optimistis mampu membawa produk garam olahan Indonesia menembus pasar internasional secara lebih luas dan berkelanjutan.

 
BERITA & ARTIKEL LAINNYA