www.garam.co.id.Surabaya,2 Maret 2026-Di tengah dinamika industri pengolahan garam nasional yang semakin kompetitif, PT. Sumatraco Langgeng Makmur mengambil langkah strategis dengan memperkuat standar produksi modern di pabriknya yang berlokasi di Surabaya. Perusahaan ini menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas, efisiensi, dan daya saing produk guna menjawab tantangan pasar domestik maupun internasional. Direktur perusahaan, Nurhadi Wiyono, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa transformasi sistem produksi menjadi prioritas utama dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, industri garam tidak lagi hanya mengandalkan kuantitas produksi, melainkan juga konsistensi mutu, keamanan pangan, serta keberlanjutan proses pengolahan. “Kami memahami bahwa tantangan industri saat ini menuntut standar yang lebih tinggi. Oleh karena itu, PT. Sumatraco Langgeng Makmur terus melakukan modernisasi fasilitas, mulai dari penerapan teknologi pemurnian mutakhir hingga sistem kontrol kualitas berbasis digital,” ujar Nurhadi. Pabrik perusahaan di Surabaya kini dilengkapi dengan mesin pencucian dan pengeringan garam berteknologi tinggi yang mampu menghasilkan produk dengan tingkat kemurnian optimal. Selain itu, perusahaan juga menerapkan sistem manajemen mutu terintegrasi guna memastikan setiap tahap produksi memenuhi standar nasional maupun internasional. Menurut Nurhadi, investasi pada teknologi dan sumber daya manusia menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Perusahaan juga secara rutin mengadakan pelatihan bagi karyawan untuk meningkatkan kompetensi teknis serta pemahaman terhadap standar industri global. Tak hanya fokus pada penguatan internal, PT. Sumatraco Langgeng Makmur juga tengah mempersiapkan langkah ekspansi ke pasar Eropa, khususnya ke wilayah Frankfurt di Jerman. Kota Frankfurt dipilih sebagai pintu masuk strategis mengingat posisinya sebagai salah satu pusat perdagangan dan distribusi utama di kawasan tersebut. Rencana ekspansi ini didasari oleh meningkatnya permintaan garam industri dan konsumsi berkualitas tinggi di pasar Eropa. Perusahaan menargetkan produk garam olahan dengan spesifikasi khusus untuk kebutuhan industri makanan, farmasi, serta sektor manufaktur. “Kami melihat peluang yang sangat potensial di Frankfurt sebagai hub distribusi. Dengan standar produksi yang telah kami tingkatkan, kami optimistis mampu memenuhi regulasi dan ekspektasi pasar Eropa,” tambah Nurhadi. Untuk merealisasikan ekspansi tersebut, perusahaan saat ini tengah mempersiapkan sertifikasi tambahan yang disyaratkan oleh otoritas Uni Eropa, termasuk aspek keamanan pangan, lingkungan, dan keberlanjutan. Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, PT. Sumatraco Langgeng Makmur juga menaruh perhatian pada aspek keberlanjutan lingkungan. Perusahaan menerapkan pengelolaan limbah produksi yang lebih ramah lingkungan serta efisiensi penggunaan energi dalam proses pengolahan. Upaya ini sejalan dengan tren global yang menuntut praktik industri berkelanjutan dan bertanggung jawab. Perusahaan juga aktif menjalin kemitraan dengan petambak garam lokal untuk memastikan pasokan bahan baku berkualitas sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir. Dengan penguatan standar produksi modern dan strategi ekspansi internasional, PT. Sumatraco Langgeng Makmur menegaskan posisinya sebagai salah satu pelaku industri pengolahan garam yang siap bersaing di tingkat global. Transformasi yang dilakukan perusahaan menjadi cerminan kesiapan industri nasional dalam menghadapi tantangan pasar yang semakin kompleks. perusahaan menargetkan peningkatan kapasitas produksi secara bertahap seiring dengan perluasan pasar ekspor. Manajemen optimistis bahwa kombinasi inovasi teknologi, kualitas produk, serta komitmen terhadap keberlanjutan akan menjadi kunci pertumbuhan berkelanjutan di era persaingan global. Dengan langkah strategis yang terarah dan kepemimpinan yang visioner, PT. Sumatraco Langgeng Makmur berupaya tidak hanya menjawab tantangan industri, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam memperkuat daya saing produk garam Indonesia di panggung internasional.