ANEKA BERITA & ARTIKEL

Sumatraco Tingkatkan Mutu Garam Petani Sampang

22 / 11 / 2017

www.garam.co.id.Surabaya,2 September 2026-PT Sumatraco Langgeng Makmur terus mendorong peningkatan mutu garam rakyat yang dihasilkan petani di Kabupaten Sampang, Madura. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kualitas bahan baku sekaligus mendukung perkembangan industri pengolahan garam di tingkat lokal. Peningkatan mutu garam dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membangun rantai pasok yang lebih kuat dan berkelanjutan. Karena itu, perhatian tidak hanya diberikan pada proses pengolahan di tingkat industri, tetapi juga dimulai dari tahap produksi garam di lahan tambak milik petani. PT Sumatraco melihat kualitas garam rakyat sebagai salah satu fondasi penting dalam memenuhi kebutuhan bahan baku industri. Garam dengan mutu yang lebih baik dinilai memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi serta berpeluang memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani. Dalam pelaksanaannya, peningkatan kualitas diarahkan pada bagaimana petani dapat menjaga proses produksi sejak awal hingga garam memasuki masa panen. Pengelolaan air, proses kristalisasi, kebersihan area tambak, hingga waktu pemanenan menjadi sejumlah aspek yang mendapat perhatian. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah memberikan waktu yang cukup bagi garam untuk melalui proses kristalisasi. Panen yang dilakukan pada waktu yang tepat diharapkan dapat menghasilkan kristal garam dengan kadar NaCl yang lebih baik sehingga kualitas bahan baku semakin sesuai dengan kebutuhan pasar. Perusahaan juga mendorong petani untuk tidak hanya mengejar jumlah produksi. Menurut PT Sumatraco, peningkatan volume harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas agar garam rakyat memiliki daya saing yang lebih kuat ketika masuk ke dalam rantai industri. Perwakilan PT Sumatraco, Mohammad Ishak, mengatakan petani memiliki posisi penting dalam menentukan kualitas bahan baku yang akan digunakan industri. “Peningkatan mutu harus dimulai dari proses produksi di tingkat petani. Kami ingin garam yang dihasilkan tidak hanya banyak, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan mampu memenuhi kebutuhan industri,” ujar Ishak. Menurutnya, kualitas garam yang konsisten akan memberikan manfaat bagi berbagai pihak dalam rantai pasok. Industri memperoleh bahan baku yang lebih sesuai dengan kebutuhan produksi, sementara petani memiliki kesempatan untuk memperoleh nilai jual yang lebih baik dari hasil panennya. Pendekatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih kuat antara sektor hulu dan industri pengolahan. Dengan adanya perhatian terhadap kualitas sejak dari tambak, proses pengolahan di tahap berikutnya dapat dilakukan secara lebih optimal. Kabupaten Sampang sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penghasil garam rakyat di Madura. Potensi tersebut menjadi peluang untuk terus meningkatkan kualitas produksi sehingga garam lokal tidak hanya berperan sebagai komoditas pertanian, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap kebutuhan industri. Bagi petani, peningkatan kualitas juga memiliki arti penting dari sisi ekonomi. Garam dengan mutu yang lebih baik memiliki peluang untuk mendapatkan apresiasi pasar yang lebih tinggi. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendorong petani untuk semakin memperhatikan standar produksi dan menjaga kualitas hasil panen. PT Sumatraco menilai peningkatan mutu tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan konsistensi, pendampingan, serta kesadaran bersama antara petani dan pelaku industri untuk menciptakan sistem produksi yang mampu menghasilkan garam berkualitas secara berkelanjutan. Karena itu, penguatan sektor hulu menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan pasokan bahan baku. Ketika kualitas garam rakyat semakin baik, industri pengolahan juga memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menjaga konsistensi produk dan memenuhi kebutuhan pasar. Upaya peningkatan mutu garam petani di Sampang juga diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap perkembangan ekonomi masyarakat pesisir. Dengan produksi yang semakin berkualitas, posisi petani dalam rantai pasok dapat semakin kuat dan peluang peningkatan pendapatan dapat terbuka lebih besar. PT Sumatraco Langgeng Makmur berharap langkah tersebut dapat mendorong terbentuknya ekosistem industri garam yang saling mendukung. Peningkatan kualitas di tingkat petani diharapkan berjalan beriringan dengan penguatan proses pengolahan di tingkat industri. Melalui konsistensi dalam menjaga kualitas bahan baku, perusahaan optimistis garam dari Sampang memiliki peluang untuk semakin kompetitif. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan, tetapi juga dalam mendukung pertumbuhan sektor garam nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Pada akhirnya, peningkatan mutu garam rakyat bukan hanya mengenai kualitas sebuah komoditas, tetapi juga menyangkut keberlanjutan mata rantai produksi dari petani hingga industri. PT Sumatraco menempatkan penguatan kualitas tersebut sebagai bagian dari langkah untuk menciptakan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing garam Sampang di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.